🏃12 Tips Mengamankan IPK Sementara, Minimal 3,0 Sejak Semester Awal🏃

IPK tinggi adalah dambaan setiap mahasiswa. Meski demikian, jangan sampai terlalu asyik mengejar IPK tinggi sehingga terlena menjadi mahasiswa Para Pengejar IPK Tinggi semata. Maksudnya, saking asyiknya mengejar IPK tinggi lalu melupakan aktifitas di organisasi mahasiswa dan berbagai kegiatan yang bisa mengembangkan soft-skill, communication skill, leadership dan manajemen konflik. Oke, kita fokus saja dulu bagaimana mengamankan IPK kamu minimal di atas 3,0. Cara bagaimana? Jelas harus bisa mendapatkan Nilai A sebanyak-banyaknya. Namun sebelum kamu menelusuri satu-persatu tips di bawah ini, syarat utamanya adalah mencintai dan meyakini bidang ilmu yang kamu pelajari. Dengan rasa cinta dan keyakinan tersebut maka kamu akan dengan mudah melakukan 12 tips di bawah ini.

1. Bertemanlah Dengan Kakak-kakak Kelasmu.

Dekatilah kakak-kakak kelasmu dari berbagai angkatan, yang pasti sudah lebih berpengalaman tentang dunia perkuliahan di kampus kalian. Bertemanlah dengan mereka, tidak hanya yang sudah sukses menggenggam IPK Sementara diatas 3,0 tapi juga mereka yang masih berjuang menuju 3,0. Belajarlah dari kisah sukses dan kisah ‘belum sukses’ mereka. Dan bertanyalah serta gali info sebanyaknya tentang hal-hal dibawah ini.

2. Kenali Seluruh Dosen, dan Kenali Karakter Mereka, Serta Bagaimana Mereka Memberikan Penilaian.

Sekali lagi dekatilah kakak-kakak kelasmu dan bertanyalah tentang karakter dosen-dosenmu. Misalnya, bagaimana caranya memberi nilai, apakah hanya menitikberatkan ujian akhir, atau sangat proporsional dengan menghargai keaktifan diskusi di kelas, kualitas laporan, kualitas presentasi, kehadiran dan sebagainya. Lalu, karakter soal ujian apakah kerapkali closed book atau open book. Kamudian, tanyakan kepada kakak kelas, soal-soal apa saja yang keluar pada semester-semester yang lalu. Dan, jawaban-jawaban seperti apa yang memuaskan hati masing-masing dosen. Persiapkan pengetahuanmu tentang medan perang di hadapanmu.

3. Jangan Takut dan Sungkan Menghadap Dosen Pembimbing Akademik (DPA).

Merekalah orang tuamu secara akademik, yang bertugas membimbingmu selama kuliah. Pembimbingan tidak sebatas tentang mata kuliah, namun bisa pula mencakup aspek-aspek non-akademik. Bertanyalah kepada mereka, dan jangan menghadap DPA hanya ketika mau minta tanda tangan KRS-an saja! Bangun kedekatan dengan beliau, namun jangan keseringan menemuinya. Karena beliau pasti menginginkan kamu menjadi mahasiswa yang mandiri.

4. Baca Kembali Kurikulum Dengan Seksama.

Kurikulum perkuliahan adalah skenario hidupmu, sampai lulus kelak. Pahami alur mata kuliah, apa hubungan antara mata kuliah satu dengan lainnya. Sekali lagi, manfaatkan kedekatanmu dengan kakak kelas atau bertanyalah ke Dosen Pembimbing.

5. Rajin Baca-baca Materi Kuliah Sebelum Kuliah Dimulai, dan Buatlah Coretan-coretan.

Jangan ‘maju perang’ dengan kondisi nol, alias jangan masuk kelas dengan kondisi ZERO tanpa mengetahui apapun tentang materi kuliah. Prinsipnya, jangan berharap ‘disuapin’ sama dosen ketika kuliah di kelas. Kamu harus bisa ‘makan sendiri’ dan ‘cari makan’ secara cerdas dan mandiri. Paling tidak, pahamilah garis besar alur materi perkuliahan. Dan salah satu teknik  yang bisa kamu lakukan adalah, buatlah coret-coretan tentang alur dan materi pokok per chapter (Ingat: Ketika tangan, mata dan otak bekerja bersama-sama maka hasilnya akan lebih dahsyat). Coretan-coretan anda harus menghasilkan sebuah map atau peta besar alur materi dan apa hubungan masing-masing di dalamnya. Maka, anda akan bisa “melihat” dengan jelas, seperti apa mata kuliah yang diambil. Asyik kan ….!

6. Siapkan Pertanyaan dan Angkat tangan, Bertanyalah Ketika Dibuka Sesi Pertanyaan.

Berlatihlah cara bertanya yang elegan. Kalau terlalu sering bertanya hal-hal yang tidak substantif, dosen pasti akan bertanya-tanya dalam hatinya, “Ini kayaknya mau mengambil hati dosennya …” Ucapkan dengan jelas, dan langsung pada inti pertanyaannya.

7. Apakah Harus Sering-sering Duduk Paling Depan? Ngga Harus Juga! 

Tetapi ingat, di dalam kelas berukuran besar, duduk di bagian belakang bersiko yaitu tidak jelas mendengarkan suara dosen, tampilan proyektor (PowerPoint) sulit terlihat dari belakang, dan suara kamu harus lebih keras ketika bertanya.

8. Ketahuan Titip Tanda Tangan Absensi Kehadiran, The End!

Ketika kamu betul-betul berhalangan masuk kuliah, ya sudah gapapa! Jangan dipaksakan ‘hadir’ tanda tanganmu! Ingat, kejujuran (meski sepahit apapun) akan berujung pada kebaikan dalam kehidupan kita.

9. Berapa Syarat Minimal Jumlah Kehadiran di Kelas? 75% kan …

Kalau tidak terpaksa jangan sampai membolos. Biasanya syarat minimal kehadiran adalah 75%, untuk diperbolehkan mengikuti Ujian Ahir Semester.

10. Melatih Kemampuan Presentasi.

Untuk bisa tampil hebat ketika berbicara di depan banyak orang memang membutuhkan waktu dan praktek berkali-kali. Harap ingat! Targetnya adalah kemampuan soft-skill mahasiswa, tidak hanya sebatas kemampuan kognitif. Nah, salah satu parameter yang paling umum digunakan para dosen adalah dengan mengamati performa mahasiwa ketika presentasi dan diskusi di depan kelas.

11. Jadilah Mahasiswa Aktif Dalam Sesi Diskusi/Presentasi.

Bertanyalah kepada teman anda yang presentasi di depan kelas dengan cara-cara yang elegan dan substantif. Tapi ya kalau bisa jangan sampai terlalu menyerang teman anda dengan pertanyaan mematikan, hingga temanmu kelabakan.

12. Menjadi Ketua Kelas Membuatmu Mendapat Perhatian Lebih.

Bagi anda yang mau dengan suka rela mengurusi orang lain, tanpa pamrih tertentu, maka inilah makna praktek pendidikan soft-skill yang paling mendasar. Lakukanlah dengan semangat Do The Best. Maka kebaikan anda akan mempengaruhi persepsi personal dosen terhadap anda.

Sumber : isigood[dot]com/@seputarkuliah

INFORMASI PERGURUAN TINGGI
DAFTAR FAKULTAS KEDOKTERAN DI INDONESIA
Fakultas kedokteran di Indonesia terdapat pada perguruan tinggi negeri maupun swasta. Berikut adalah daftar universitas yang memiliki fakultas kedokteran:
• Nanggroe Aceh Darussalam
o Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh
o Universitas Abulyatama, Aceh Besar

• Sumatera Utara
o Universitas Sumatera Utara, Medan
o Universitas Islam Sumatera Utara, Medan
o Universitas Methodist Indonesia, Medan

• Sumatera Barat
o Universitas Andalas, Padang
o Universitas Baiturrahmah, Padang

• Sumatera Selatan
o Universitas Sriwijaya, Palembang

• Lampung
o Universitas Lampung, Bandar Lampung
o Universitas Malahayati, Bandar Lampung

• DKI Jakarta
o Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta
o Universitas Indonesia, Jakarta
o Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta
o Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
o Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta
o Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta
o Universitas Tarumanagara, Jakarta
o Universitas Trisakti, Jakarta
o Universitas YARSI, Jakarta

• Banten
o Universitas Pelita Harapan, Tangerang

• Jawa Barat
o Universitas Kristen Maranatha, Bandung
o Universitas Padjajaran, Bandung
o Universitas Jenderal Ahmad Yani, Bandung
o Universitas Islam Bandung, Bandung

• Jawa Tengah
o Universitas Diponegoro, Semarang
o Universitas Islam Sultan Agung, Semarang
o Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
o Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta
o Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta

• Jawa Timur
o Universitas Airlangga, Surabaya
o Universitas Hang Tuah, Surabaya
o Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya
o Universitas Brawijaya, Malang
o Universitas Muhammadiyah Malang, Malang
o Universitas Islam Malang, Malang
o Universitas Jember, Jember

• Yogyakarta
o Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
o Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
o Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

• Bali
o Universitas Udayana, Denpasar

• Nusa Tenggara Barat
o Universitas Mataram, Mataram

• Kalimantan Barat
o Universitas Tanjungpura, Pontianak

• Kalimantan Selatan
o Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin

• Kalimantan Timur
o Universitas Mulawarman, Samarinda

• Sulawesi Utara
o Universitas Sam Ratulangi, Manado

• Sulawesi Selatan
o Universitas Hasanuddin, Makassar
o Universitas Muslim Indonesia, Makassar

• Papua
o Universitas Cendrawasih, Jayapura

Daftar Fakultas kedokteran perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia :

Sumatera Utara
Universitas Islam Sumatera Utara, Medan
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,Medan
Universitas Methodist Indonesia, Medan
Universitas HKBP Nommensen, Medan
Universitas Prima Indonesia, Medan
Sumatera Barat
Universitas Baiturrahmah, Padang
Sumatera Selatan
Universitas Muhammadiyah Palembang , Palembang
Lampung
Universitas Malahayati, Bandar Lampung
DKI Jakarta
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta
Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta
Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta
Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta
Universitas Tarumanagara, Jakarta
Universitas Trisakti, Jakarta
Universitas YARSI, Jakarta
Banten
Universitas Pelita Harapan, Tangerang
Jawa Barat
Universitas Kristen Maranatha, Bandung
Universitas Jenderal Ahmad Yani, Bandung
Universitas Islam Bandung, Bandung
Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon
Jawa Tengah
Universitas Islam Sultan Agung, Semarang
Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta
Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta
Yogyakarta
Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
Jawa Timur
Universitas Hang Tuah, Surabaya
Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya
Universitas Muhammadiyah Malang,
Malang
Universitas Islam Malang, Malang
Sulawesi Tengah
Universitas Al-Khairat , Palu
Sulawesi Selatan
Universitas Muslim Indonesia, Makassar
Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar

Kedokteran UNISMA
- Telah lulus sekolah lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Khusus pendaftar Fakultas Kedokteran telah lulus SMA / MA jurusan IPA kelulusan tahun 2014, 2015, 2016
- khusus bagi pendaftar Fakultas Kedokteran biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000,-(pembayaran dilakukan di tempat pendaftaran Universitas Islam Malang pada jam kerja 07.30 s/d 16.00 Wib. Atau dibayarkan melalui bank BRI terdekat untuk mendapatkan PIN bagi pendaftar secara Online. Pendaftaran secara Online tidak berlaku bagi pendaftar fakultas Kedokteran.
- Khusus bagi pendaftar Fakultas Kedokteran, pendaftar harus datang sendiri di tempat pendaftaran (tidak bisa diwakilkan)
-  Berkas kelengkapan yang harus disertakan beserta Formulir Pendaftaran :
*    Foto Kopi Kartu tanda penduduk atau Foto Kopi Kartu Siswa. 
* Khusus pendaftar Fakultas Kedokteran wajib menyerahkan Foto Copy ijazah SMA / MA jurusan IPA kelulusan tahun 2014, 2015, 2016 (3 lembar)
* Foto Copy Kartu Keluarga  (1 lembar)
* Foto Copy bukti pembayaran biaya pendaftaran
* Pasfoto berwarna 3x4 (6 lembar) dan 4x6 (6 lembar).
* Foto Copy raport semester  I s.d semester VI yang dilegalisir 1 lembar. (khusus Fakultas Kedokteran)

Program S1 Fakultas kedokteran

Gel 1 =1 Des 2015 - 6 Jan 2016

Gel 2 = 7 Jan - 8 Maret 2016

Gel 3 = 10 Maret - 4 Mei 2016

Gel 4 = 6 Mei - 27 Juli 2016

Khusus Pendaftar fakultas kedokteran, prosedur seleksinya dilaksanakan dalam tiga tahap; tahap I terdiri dari test psikologi dan test tulis, jika calon mahasiswa dinyatakan lulus dalam seleksi tahap I maka calon mahasiswa tersebut berhak mengikuti seleksi tahap II yaitu test kesehatan, jika calon mahasiswa dinyatakan lulus test kesehatan maka calon mahasiswa tersebut selanjutnya dapat mengikuti selaksi tahap III yaitu test wawancara. Secara rinci tahapan seleksi Fakultas Kedokteran adalah sebagai berikut :

Aku hanyalah seorang manusia biasa
yang tak bisa hidup tanpa Cinta- Mu ya Robb...
"Bercita-citalah setinggi LANGIT yang TAK BERBINTANG"
Dan aku bercita-cita menjadi seorang DOKTER
Entah bagaimana pun caranya
aku jadikan itu sebuah MIMPI
mimpi yang ingin kita wujudkan itu harus dengan BANGUN
Maka bangunlah dan bangkit untuk meraih mimpi2 itu
sebisa mungkin kita harus BERUSAHA,IKHTIAR,TAWAKAL,BERDOA
banyak cara untuk meraih mimpi itu
sampai sekarang aku pun tak tau
namun aku akan terus mengikuti jalan yang Allah  tulis untuk diriku
biarlah aku seperti ini sekrang dengan rutinitas yang aku sama tak pernah bayangkan sebelumnya
Namun aku yakin dengan KEYAKINAN YANG KUMILIKI
dengan TEKAD yang KUAT
AKU BISA DAN PASTI BISA

NABILAH SAPUTRI
Nama pemberian ayah yang seketika dikeluarkan mulutnya pada tanggal 2 Desember 17 tahun lalu, gue keluar dari rahim seorang Wanita hebat bernama IMAS MASITOH dan berganti nama menjadi IMAS MAEMUNAH setelah menikah dengan Lelaki super hero bernama AHMAD YANI setelah refolusi dari nama SURYANI :) saat itu ayah masih di jakarta dan bekerja sebagai pedagang di Tanah Abang Sedangkan gue udah ga sabar dan ga betah tinggal di rahim mama setalah 9 bulan lamanyaa, akhirnya mama pengertian dan berjuang Mati-matian demi ngeluarin gue.. "owak... Owak... owakkk.. " suara gue pun terdengar keras di rumah yang berada di desa cibuntu kecamatan ciampea tepatnyaa Bogorlah yang menjadi tempat kelahiran gue, selang beberapa menit tiba-tiba Lelaki Super Hero itu pun akhirnya datang dan langsung mengazani gue... Alhamdulillah gue terlahir dalam keadaan Islam beraama keluarga kecil ini..
Begitulah proses gue lahir sebagai Anak Pertama mereka dan menjadi cucu kesayangan pertama kakek nenek orangtua mama hehehe dan cucu pertama perempuan abah orangtua ayah
Alhamdulillah gue bersyukur dan sangat berterima kasih telah diberi keluarga yang sangat menyayangi gue :)
Sampai Umur gue menginjak 4 tahun pada 1Juni 2001 Muncullah entah dari mana gue belom tau, waktu itu yang gue inget cuma hujan gede banget sampai rumah sakit gue ribut sama kake karna gue dilarang ngintip mama di ruang melahirkan dan "Jleb... " mati lampu dan akhirnya gue diem berduaan sama kakek udah gitu ajah .... dan gue punya ade yang akan menjadi Jagoan gue, eis.. waktu itu si ayah kemana ya ? Ko ga ada ceritanya ...  udahlah jagoan gue ini bernama FATHIR MUHAMMAD ASSYAROFI
dan keluarga kecil ini hijrah ke ibukota Indonesia dan disanalah gue menetap hanya di sebuah rumah kontrakan kecil yang terdiri dari 3 ruang dan 1 kamar mandi kita hidup dalam keluarga bahagia (Amin)
dulu gue belom bisa manggil nama gue sendiri mungkin karna ada huruf R di nama PUTRI dan nama gue jadi PUPUT tapi gpp alhamdulillah gue masih hidup sampai sekarang dengan nama itu :) lebih anehnya lagi gue masih susah kalo ngomong Dede Fathir entah siapa yang ngasih julukan nama jagoan gue itu berubah jadi DEFA alias singkatan dari 'dedeFathir' hehehe
setalah defa berumur 4 tahun tiba-tiba perut mama membesar lagi :0 dan kalo yang ini gue g  ikut campur waktu itu umat muslim berada  pada bulan yang penuhhh rahmat dan malam pun gue pasti terlelap karna paginya gue harus sekolah tapi pagi itu 27 oktober 2004 anehnya, mama ayah ga ada dan gue sama defa cuma sma bibi  ternyata pagi ituu Jagoan Kedua mama udah lahir diberi nama MUHAMMAD RIZQI RAMADHAN nama rizqi karna memang anaklah pembawa rezeki kedua orangtua saat itu dagangan ayah sepi karna bukan masanya namun setalah kelahiran jagoan itu Alhamdullah ada rezeki untuk membayar semua biaya persalinan di bulan Ramadhan itu namun Rizki tidak merasakan kehadiran mbah ibu dari ayah karna mbah meninggal sebelum rizki lahir.
beberpa tahun telah terlewati dan gue udah makin besar, defa masuk Sd dan gue lulus sd dimasukin pesantren, setelah 2 tahun pesantren nenek pun sudah menua dan mengidap penyakit strook dan nenek pun meninggal :+ karna itu namun saat itu mama mengandung anak ke4, gue defa rizki saling berdebat ingin memiliki anak permpuan atau laki2 lagi... tapi anak ke 4 ini gue ga tau menau karna gue tinggal di pesantren, kelas 3 gue pulang buat menghadiri pernikahan bibi dan kagetnyaa dirumah ada bayi laki2 dan ternyataaaaaa itu ade gue yang ke 3
Jagoan gue bertambah jadi 3 waduhhh gue ga tau sejak kapan dia ada dibumi ini hahaha namanya AZKA ARDANSYAH (21november2010) yaaa gue gak terlalu tau tentang sejarah dia hihihi maklum saat itu gue ga tinggal dirumah hingga saat ini
tahun 2015 gue udah berumur 17 tahun
defa berumur 14 tahun
Rizqi berumur 11 tahun
dan azka berumur 5 tahun
Dan Ayah udah mulai menua sekrang berumur 44 tahun dan Mama berumur 37 tahun
gue harap keluarga kecil ini bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah aminnnnn
Gue berSyukur punya mereka hingga saat ini :* @nabilah_saputri